Sabtu, 22 September 2012

OOP (Object Oriented Programing)

Java dan OOP
 
          Apa itu Java? Java adalah sebuah bahasa pemrograman pada komputer sama seperti pendahulunya c++. Bahasa pemrograman ini dikembangkan oleh Sun microsystems yang dikembangkan pada tahun 1995. Awalnya java diciptakan pada tahun 1991 oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy beserta programer dari Sun Microsystems.

          Java sendiri merupakan bahasa pemrograman yang berbasis OOP atau kepanjangan dari Object Oriented Programming adalah sebuah cara pandang (paradigma) dalam memecahkan masalah di dunia nyata dianalogikan kedalam bentuk object dan struktur data yang didalamnya terdapat kumpulan item data disebut variable dan method/fungsi yang saling berinteraksi dalam sebuah struktur program.

          OOP adalah paradigma pemrograman yang cukup dominan saat ini, karena mampu memberikan solusi kaidah pemrograman modern. Meskipun demikian, bukan berarti bahwa pemrograman prosedural sudah tidak layak lagi. OOP diciptakan karena dirasakan masih adanya keterbatasan pada bahasa pemrograman tradisional. Konsep dari OOP sendiri adalah, semua pemecahan masalah dibagi ke dalam objek. Dalam OOP data dan fungsi-fungsi yang akan mengoperasikannya digabungkan menjadi satu kesatuan yang dapat disebut sebagai objek. Proses perancangan atau desain dalam suatu pemrograman merupakan proses yang tidak terpisah dari proses yang mendahului, yaitu analisis dan proses yang mengikutinya. Pembahasan mengenai orientasi objek tidak akan terlepas dari konsep objek seperti inheritance atau penurunan, encapsulation atau pembungkusan dan polymorphism atau kebanyakrupaan. Konsep-konsep ini merupakan fundamental dalam orientasi objek yang perlu sekali dipahami serta digunakan dengan baik, dan menghindari penggunaannya yang tidak tepat.

          Lebih jelasnya OOP merupakan pemrograman yang berorientasikan kepada objek, dimana semua data dan fungsi dibungkus dalam class-class atau object-object. Setiap object dapat menerima pesan, memproses data, mengirim, menyimpan dan memanipulasi data. Beberapa object berinteraksi dengan saling memberikan informasi satu terhadap yang lainnya. Masing-masing object harus berisikan informasi mengenai dirinya sendiri dan dapat dihubungkan dengan Object yang lain. Jadi, secara mudah OOP dapat disimpulkan sebagai suatu teknik atau metode untuk menangani kompleksitas pembuatan program. Jika mengikuti aturan-aturan dalam metode tersebut maka program yang dibuat akan lebih mudah dikembangkan.

Ayo kita permudah bahasanya…
Di dalam OOP, minimal kita harus kenalan dulu dengan yang namanya
  1. Class
  2. Object

  3. Methode

  4. Inheritance

  5. Encapsulation
Class adalah point penting dari OOP yang berisi data dan kode  dengan aksi. Dalam Java segalanya terjadi dalam Clas.
Object adalah unit dasar  dalam oop dengan aksi, identitas, bagian dari class tapi tidak sama. sebuah  objek di ekspresikan dengan variable dan methode.
Methode kita tau bahwa sebuah class mendefinisikan atribut dan aksi,  peran methode disini menjelaskan bagaimana suatu atribut beraksi.
Inheritance adalah pewarisan atau turunan, seperti ibu/bapak dengan anaknya,  tumbuhan dsb. Dalam bahasa pemrograman java inheritance merupakan turunan dan  pengembangan dari class ke  class lainnya.  Dan saling berhubungan satu sama lain serta atribut dari class diwariskan dari  kelas sebelumnya yang dikenal dengan super class / parent  class / based class Sedangkan class baru yang menjadi turunannya  disebut dengan subclass / child class / derived class.
Encapsulation adalah sebuah objek yang mengandung  variabel-variabel dan method-method, dapat ditentukan hak akses pada sebuah  variabel atau method dari objek
 
Kita dapat mengibaratkan class itu adalah cetakan kue dan object itu adalah kue dari cetakan tersebut”
1331883022878539942
Satu cetakan kue menghasilkan banyak kue, artinya.... satu class bisa menghasilkan beberapa object. (kurang lebih begitu pengertian nya)
Nah.. mari kita cek dalam script dibawah ini. Misalkan kita buat class burung.
public class nama_class { }
class biasanya terdiri dari beberapa attribut dan method
Sekarang mari kita buat class Burung.

1331888288282035170

Untuk menjalankan program ini, dengan memakai Jcreator.

          Pada bahasa pemerograman web lain ex. Java, file harus disimpan dengan nama class berbeda dengan PHP kita dapat memberikan nama yang tidak mesti sama dengan nama classnya.
Inheritance atau pewarisan adalah kalimat yang pasti ada di dalam pemerograman berorientasi objek disebut juga dengan istilah reusable.
Ketika kita menggunakan kembali atau mengganti method dari class yang sudah ada, serta ketika menambahkan field instant dan method baru, maka pada saat itulah Anda bekerja dengan inheritance. Konsep ini merupakan konsep yang fundamental dalam orientasi objek dan harus digunakan dengan baik, ada beberapa macam Inheritance atau pewarisan yang ada di dalam OOP Single Inheritance dan Multple Inheritance.
- Single Inheritance
- Multiple Inheritance


dalam penggunaan inheritance class Induk akan mewariskan semua atribut yang ia miliki sehingga class bawahnya akan memilki atribut yang sama dengan class induk, bahkan dapat memilki kebabasan untuk memilki atribut berbeda dengan class induknya berikut ilustrasi dalam php
catatan :
sampai sekarang PHP belum mendukung multiple inheritance seperti C++ walapun PHP dan c/c++ begitu banyak kemiripannya, dan perubahan PHP versi 5 ditekankan pada OOP salah satunya adalah beberapa tambahan untuk kemampuan inheritance

/* inheritance.php */
class Bapak {
var $nama =”Bapak”;
function Bapak($n) {
$this->nama = $n;
}
function Hallo() {echo “Halo, saya $this->nama
”;}
}
class Anak extends Bapak {}
$test = new Anak(”Anak dari Bapak”);
$test->Hallo();
?>
          Hasil tampilan dari listing program di atas adalah “Halo, saya Anak dari Bapak” dan bukannya “Halo, saya Bapak”. Mengapa demikian? Memang di dalam class Bapak didefinisikan variabel nama dengan nilai Bapak, selanjutnya kita membuat objek dari class Anak yang merupakan turunan dari class Bapak. Lihat bahwa instantiasi sekaligus mengisikan parameter baru “Anak dari Bapak”, sehingga ketika dipanggil maka mengisikan $this->nama dengan parameter tersebut. Ada pun di dalam implementasi pemrograman, kebanyakan pemrogram merasakan beberapa manfaat dari inheritance atau pewarisan, diantaranya:
Subclass mampu menyediakan perilaku khusus dari elemen dasar yang disediakan oleh superclass.
Pemrogram dapat mengimplementasikan superclass untuk memanggil class abstrak yang menyatakan perilaku umum.

         Hmmmmm... mungkin untuk kali ini cukup sampai disini dulu. thanks untuk om Google yg baik hati, dan untuk blogger-blogger lain makasih dan maaf ya aku curi ilmunya. :)
            Mrs. Mala ini tugas pertamanya, maaf jika masih banyak kekurangan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar